Aku baru terbangun siang ketika seseorang mengetok pintu dan mengucapkan salam. “Assalamualaikum,” kata suara di luar. Laki-laki. Aku serasa mengenal suaranya, tapi lamat-lamat dalam ingatan siapa gerangan laki-laki itu. Apakah si dia? Saya mengira dia adalah mister X, seorang teman yang begitu lama tak jumpa. Tapi apakah benar dia? Entahlah.
Assalamu’alaikum. Suara itu berbunyi lagi. Biasanya istri, anak-anak atau adiku akan menjawab bisa ada seseorang menjawab salam. Membukakan pintu, dan mempersilahkan sang tamu untuk duduk di ruang tamu. Tapi istri dan anaku juga tak ada suaranya. Mungkin mereka keluar saat saya masih tertidur pulas. Continue reading

