Isu politik menjelang pilbup Kebumen 2010
By kang tajib on Oct 18, 2009 with Comments 3
Pilbup Kebumen masih jauh, April 2010. Tapi suasana politik sudah cukup ramai –paling tidak ramai di kepala para politisi, atau orang-orang yang deket-deket dengan kekuasaan. Bagi kang Sikun, rakyat biasa, tetap saja suasana adem, lah wong bagi dia siapa pun yang jadi bupati Kebumen gak ada ngaruhnya. “Siapa pun bupatinya,” katanya, “tetap saja jadi buruh di sawah.”
Saya coba-coba nguping pembicaraan, atau tepatnya analisis dari para politisi lokal. Dua isu atau tema politik yang cukup hangat, yang saya tangkap, ada dua:
Pertama, Kebumen ini bukan kerajaan keluarga. Isu ini maksudnya ingin mengatakan bahwa sudah selayaknya Kebumen berganti rezim. Yang menjadi bupati jangan lagi dari keluarga mantan Bupati Kebumen yang kini jadi wagub Jawa Tengah, Hj. Rustriningsih MSi. Isu ini konon muncul karena adik kandung wagub yang kini menjadi wakil bupati Kebumen ingin mencalonkan diri jadi cabub Kebumen 2010.
Kedua, bila ingin Kebumen maju, pilih saja bupati kiai. Isu ini maksudnya ingin mengatakan bahwa Kebumen dibawah kepemimpinan bupati yang kiai saat ini –KH. Nasiruddin al Mansur– mengalamai kemandegan pembangunan. Jadi, kalau ingin Kebumen tetap tidak maju-maju ya pilih lagi bupati yang kiai ini. Isu ini muncul konon karena bapak Nasiruddin Al Mansur ingin mencalonkan diri lagi dalam Pilbup Kebumen 2010.
Kedua isu itu, entah mana yang benar atau salah, menguntungkan orang lain yang konon juga ingin mencalonkan diri menjadi bupati. Sudah ada beberapa orang yang namanya terpampang di media, baik media baliho atau pun koran-koran. Seperti Poniman, kang Joeki (konon juga ada di FB).
Mereka untung dengan kedua isu itu, tapi jangan lupa terhadap mereka ada serangan juga. Mereka diangap orang baru, yang belum berpengalaman, dan masih diragukan kapasitasnya untuk memimpin kabupaten Kebumen.
Mana yang benar dari isu-isu itu? Mungkin benar semua; tapi bisa jadi salah semua. Namanya juga isu, yang keluar dari bibir seseorang lalu ditangkap oleh kuping orang lain, dan begitu seterusnya menyebar kemana-mana.
Sebagai orang biasa, baiknya kita perlu melihat lebih jauh dari sekedar isu-isu itu. Maksud saya, siapapun kita calon pemilih, perlulah tahu lebih jauh dari sekedar isu-isu itu. Tahu tentang daerah kita, Kebumen, dan tahu juga karakter seperti apa calon pemimpin kita. Saya kira kita semua ingin Kebumen maju, yang diukur dengan misalnya: para petani kita terangkat kesejahteraannya, berkurangnya kasus kekerasan berbasis gender, menjadi daerah yang aman (safe) dari bencana, dll. Mestinya calon pemimpin kita orang-orang yang bisa menjamin hal itu, dan mewujudkannya.
Itu dari sisi calon pemimpin, lah dari calon rakyat?
Suara rakyat adalah suara Tuhan, kata pepatah. Suara kita akan menjadi penentu bagi masa depan Kebumen. Tapi jangan lupa, bahwa dimata para politisi, tidak semua politisi sih, rakyat juga banyak cacatnya. “Sudahlah, gak usah mikirin rakyat serius-serius, beri saja mereka uang, agar mereka memilih kita, lalu kita tinggalkan,” mungkin begini pikiran sebagian politisi. Apakah kita termasuk rakyat yang demikian mudah tersogok uang untuk memilih calon pemimpin kita?
Kalau iya, berarti suara rakyat bukan lagi suara Tuhan.
Pagi makin siang, kopi sudah habis. Saya mau keluar, beraktivitas…sambil pasang kuping lebar-lebar. Mungkin akan ada isu baru lagi. Paling tidak sebagai hiburan di hari minggu….yang mestinya istirahat…..malah banyak undangan…..kondangan…. weleh.. weleh…***
Related Posts
Filed Under: Politik

![[Ask]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/ask.png)
![[Bloglines]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/bloglines.png)
![[del.icio.us]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/delicious.png)
![[Digg]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/digg.png)
![[Facebook]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/facebook.png)
![[Feed Me Links]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/feedmelinks.png)
![[Google]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/google.png)
![[LinkedIn]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/linkedin.png)
![[MySpace]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/myspace.png)
![[Twitter]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/twitter.png)
![[Windows Live]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/windowslive.png)
![[Yahoo!]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/yahoo.png)
![[Email]](http://akhmadmurtajib.com/wp-content/plugins/bookmarkify/email.png)










Isu pasti akan terus berseliweran ke sana kemari. Banyak agen yang berpromosi, banyak makelar yang terus berkoar. Lha Kang Tajib termasuk yang jualan isu apa nggak ? Lumayan lho komisinya, he he.
Lha kalau isu; jika Kebumen ingin maju, pilih bupati yang berani mengambil risiko, bisa cari terobosan, tegas dan membela rakyat ? Itu menguntungkan kandidat yang mana ? Apa ada ya manusia Kebumen yang seperti itu ? Kalau ada, apa bersedia “hanya sekadar” jadi bupati ?
Uang mungkin penting…
Mungkin juga tidak penting…
Tapi kalo yang calonnya memang punya uang dan juga orang penting….
mesti kita pentingkan terlebih dahulu.
Mungkin bisa setuju…
Mungkin bisa tidak setuju.
Tapi saya pentingkan Pak Buyar Winarso
karena saya lihat dia seperti itu.
Terima kasih telah membaca tulisan saya yang mungkin tidak penting.
Ki Dwi Buluspesantren.
From Biyan Center.
PALING PALING YANG JADI KH M NASIRUDIN.
SURVEY PALING TINGGI 62 %.
BELIAUNYA KYAI…
KELUARGANYA PALING SAKINAH…(GAK BERCERAI)
MESKI DIGEMBOSI SANA SINI…
MAKIN NGANGKAT AJA PAMORNYA
APALAGI PAK PROBO DAN PENDUKUNGNYA DIAM DIAM MERAPATKAN BARISAN JUGA..
TAPI NAMANYA POLITIK… KATANYA BERUBAHNYA PERDETIK…
NDHEREK MATUR NGGIH MAS TAJIB.. WASSALAM