
Seorang teman lintas iman dari Kebumen, Ari Susilo, menelphone saya, mengabari bahwa Romo Blasius Lasmunadi,Pr. meninggal dunia. Saat Ari Susilo menelphone, jam di handphone saya menunjukkan pukul 22.00 WIB. Kata pak Ari, romo meninggal sekiitar pukul 21.30an. Saya kurang percaya, karenanya saya kirim SMS ke romo Sumanto, Paroki kebumen, menanyakan hal itu. Jawaban sms romo Sumanto membenarkan berita itu.
Masih kurang percaya, saya buka akun facebook Romo slamet. Dua akunnya sekaligus. Ternyata benar, sudah ada yang komen mengucapkan selamat jalan, RIP. Saat kubaca komen itu, saya perhatikan status facebook terakhir romo. Yang dia tulis sekitar 15 menit sebelumnya. Saya tidak tahu persis, tapi angka 2 hours ago ini menunjukkan hal itu.
Saya lihat status itu pada pukul 11.15 WIB. 2 jam lalunya berarti pukul 09.15 WIB. Berarti romo Slamet meninggal 15 menit setelah status facebooknya ditulis. Silahkan baca sendiri status facebooknya berikutnya.
Blasius Full Ketidaksempurnaan hutan di lereng gunung menjadi pemandangan yang indah karena dilihat dari kejauhan. Ketidaksempurnaan manusia pun menjadi indah kalau kita bersedia menciptakan “jarak”, agar jelas perbedaan antara engkau dan aku. Allah pun membuat “jarak” dengan manusia, yakni dengan menganugerahkan kehendak bebas unt…uk mengasihi, bukan untuk berbuat dosa! Jarak yang dibangun menuntut resiko ditolak.
See More 2 hours ago · Comment ·Like
Romo Slamet punya dua akun facebook. Di atas itu satu akunnya, sedang akun satunya adalah Blasius Slamet Lasmunadi. Status Romo untuk akun ini ditulis 5 jam yang lalu, berarti sekitar puku; 18.00 WIB. Statusnya terakhirnya ini:
Blasius Slamet Lasmunadi Kejarlah ambisi hidup nikmat, nyaman, populer, hebat & berkuasa, pastilah yang didapat ketidaknyamanan, diremehkan, bahkan tidak diperhitungkan. Namun ciptakanlah ruang kosong dalam diri, dengan melepaskan ambisi itu semuanya, nantikan Sang Cinta sejati kan memasuki “ruangan kosong” itu. Melepas ambisi berarti berani d…ijemur seperti kayu sampai kering, lalu dibakar menjadi arang yang berguna menghangatkan ruangan.
See More 5 hours ago · Comment ·Like
Dari dua status facebook itu, kita tahu siapa dan bagaimana karakter serta pemikiran romo Slamet. Dia itu romo Katolik, tapi bagi saya dia lebih dari sekedar itu. Dia juga seorang teman, saudara, bahkan guru. Tapi untuk yang terakhir ini, dia tidak pernah mengakui di depan saya.
Suatu hari nanti saya akan menulis tentang sejauhmana perkawanan saya dengan romo sSlamet. Cukuplah malam ini saya ingin menyampaikan rasa berduka saya atas kepergian beliau, teman yang selama lima tahun mengajarkan saya tentang makna humanism dalam kehidupan nyata. Selamat jalan Romo, semoga perjuangan kemanusiaanmu menjadi ticket ke sorga. Amin.
Solo, 13 Agustus 2010.
Rm. Slamet sebagai endorser buku saya “My Life is An Open Book” dan buku kami “Surat Cinta Buat Gembala”
sedih betul belum sempat mengirimkan buku “Surat Cinta Buat Gembala” untuknya
Rm. Slamet sebagai endorser buku saya “My Life is An Open Book” dan buku kami “Surat Cinta Buat Gembala”
sedih betul belum sempat mengirimkan buku “Surat Cinta Buat Gembala” untuknya
Rm. Slamet sebagai endorser buku saya “My Life is An Open Book” dan buku kami “Surat Cinta Buat Gembala”
sedih betul belum sempat mengirimkan buku “Surat Cinta Buat Gembala” untuknya
Pingback: Selamat Jalan Romo Slamet | Wong Kebumen
Sangat kehilangan sekali… padahal baru pernah bertegur-sapa sekali waktu baru kenal di Facebook…. Tapi personality Romo yang begitu sejuk, meneduhkan, dan menentramkan hati…membuat hati serasa bertemu dengan oasis hidup yang sejati…
Kehilangan sekali,Romo….saaangat kehilangan sekalii…. Selamat beristirahat dengan tentram dalam Kedamaian Abadi,Romo… Teriring doa kami semua yang saangat, sangat mengasihimu… RIP.
Rest in Peace Romo, doakan kami yang masih mengembara di dunia fana ini.
Turut merasa kehilangan seorang romo yang penuh kharisma. Semoga Tuhan membimbing perjalanan jiwa romo sampai ke rumah Bapa di surga.
Ellia Ellia La ma Sabatani
Selamat Jalan Romo, doa kami mengiringi
dan Tetaplah berdoa untuk kami yang kau tinggalkan
SELAMAT JALAN ROMO ………TEMPATMU YANG INDAH TELAH DISEDIAKAN YESUS DI SURGA ……..DOAKAN KAMI YANG MASIH MENGEMBARA DI DUNIA FANA INI AGAR DAPAT MENJALANI HIDUP INI SELARAS DENGAN KEHENDAK YESUS………..AMIEN
Ellia Ellia la ma Sabatani
Selamat Jalan Romo, doa kami mengiringi
dan tetaplah berdoa untuk kami yang kau tinggalkan
miss you
Walau mengenai Romo hanya lewat Facebook, tapi status-status beliau sudah cukup bagiku untuk mengenalnya, seorang yang sederhana dalam kehidupan tetapi sangat mendalam dalam iman. Komentar mas Ahmad Murtajib sudah meyakinkanku bahwa beliau adalah orang yang selalu membuka dirinya bagi siapa saya…. Selamat jalan Romo ke tempat peristirahatan yang abadi di sisi Bapa di Surga… Doakan kami yang masih mengembara di dunia ini.. sampai kelak kita bertemu di Surga… Amin..
perkenalan dgn saya di FB di buka dgn saling sapa dan ngobrol inter aktif ,ternyata beliau pernah mengadakan misa di Paroki saya, seorang rm yg bersahaja dan mau mengobrol dgn orang yg baru di kenalnya menandakan rohaniawan yg tdk Jaim ( Jaga Image) jarang sy berkenalan dgn maaf Rm2 yg lain yg mau bertanya dahulu only tou Rm.Blasiau Full am Miss U..father…:(
Melalui dunia maya saya mengenal Rm. Slamet Lasmunadi. Beberapa kali beliau menelpon atau menyapa saya melalui sms. Saya ingat ketika beliau menelpon saat saya sedang dampingi anak2 belajar, beliau menceritakan pengalaman serupa bersama ibunya yang sungguh mengesankannya. Selamat jalan, Romo. Tulisan dan perhatianmu me…njadi oase dan pencerahan bagi kami. Berbahagialah bersama Tuhan dalam firdaus-Nya.
Selamat jalan Romo tercinta. Semoga Allah yang maharahim mengampuni segala kekurangan dan kekurangan Romo, serta memberi tempat yang terbaik disisiNya. Bagi keluarga besar beliau dan mereka yang ditinggal, kami sekeluarga ikut berbelasungkawa.
Met Jalan Romo Blass Tuhan menyertaimu sampai selama lamanya, aku tahu engkau sedang duduk bersama dengan Allah Bapa si surga. GBU
Mohon ijin copy paste di blog kami, Catholic Daily Indonesia: http://www.catholicdailyindonesia.com/selamat-jalan-romo-blasius-slamet/
Romo Blasius selamat jalan…semoga segala amalan kebaikan dan ajaranmu tentang Yesus kristus selama di dunia ini dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pintu surga…selamat jalan romo….
Membaca blog ini saya jadi terharu, walaupun saya belum pernah berkomunikasi dengan Romo Blasius, saya tahu bahwa beliau orang yang baik. Selamat jalan Romo, moga Bapa di surga menyambut romo dengan kasih sayangNya.
Seorang Sahabat dan salah satu Gembala telah menghadap hadirat-Nya.
Tiada lagi kata-kata bijak penuh makna yang menyapa…….
Selamat jalan Romo “BLASIUS SLAMET LASMUNADI Pr “.
Terima kasih telah menjadi bagian dari persahabatan kami lewat tulisan dan kata indah dan bermakna.
Semoga berbahagia bersama Yesus, Bunda Mar…ia dan Para Kudus di Surga, dalam Perjamuan Abadi penuh Bahagia….. Selamat Jalan Romo….
Rm. Blasius, kami percaya engkau telah berada di pangkuan Bapak di surga. Doakanlah kami yang masih mengembara di dunia ini terutama bagi negara kami supaya selalu ada kedamaian.
Sugeng tindak Romo… mugi Pepadhanging Jagad tansah paring argi rahayu saha wilujeng…
Sugeng tindak Romo… mugi Pepadhanging Jagad tansah paring margi rahayu saha wilujeng…
Tulisan Romo ttg “mengejar hidup nikmat, nyaman, populer, hebat & berkuasa” begitu menyentak saya secara pribadi dan mungkin juga pribadi lainnya,,,,
Saat ini sy telah digoda u kembali ke jalan dan kehidupan tersebut,,,
Saya yakin ini adalah jalan Tuhan u saya dan org lainnya u kembali ke kehidupan yg penuh cinta dan kasih,,,
Trims Tuhan ats cintaMu u pakai hari akhir Rm. Blasius spy bisa sadarkan banyak org dan Moga Engkau senantiasa berkenan berikan hidup damai sukacita di Surga u Rm. Blasius…..
and trims jg u yg punya blog… GBU….
TURU BERDUKA CITA ATAS BERPULANGNYA ROMO BLASIUS SLAMET LASMUNADI,PR KE RUMAH BAPA.SEMOGA AMAL KEBAIKAN ROMO AKAN DITERIMA OLEH TUHAN YESUS..SAYA MEWAKILI LINGKUNGAN SAYA ST.CAROLUS,AMPENAN LOMBOK
dear, pak Akhmad…setelah membaca blog dari bapak..saya terharu…saya ucapkan turut berduka cita atas meninggalnya romo Blasius..saya ingin mengetahui sebab romo meninggal..??..saya penasaran atas meninggalnya romo…karena setiap renungan2 dari romo membuat pembaca menyadari betapa berartinya hidup dalam Sang Cinta..:)..mohon balasan dari bapak akhmad untuk comment saya ini…tx. warms regards..irene
terimakaih mba Irene…saya sendiri belum tahu sebabnya, sejak kemarin pagi sampai jam ini saya masih di Solo. Semoga segera saya dapat informasi itu..
tentang renungan-renungan romo, mba Irene bisa membaca sendiri statusnya di facebook. Sedang di dunia nyatanya, beliau lebih dari itu. Saya ini Muslim, tapi berteman dengan Rm Slamet lebih dari sekedar relasi umat: katolik dan Muslim..
Bagi saya, rm Slamet itu sahabat sejati..
Mas Tajib, matur nuwun sudah diconfirm di fb.
Matur nuwun juga atas tulisan mengenai Rm. Slamet Lasmunadi.
Sekaligus mau menjawab pertanyaan Mbak Irene di atas.
Rm. Slamet adalah teman seangkatan saya di Seminari Mertoyudan, Magelang. Saya sendiri sangat kagum dengan Rm. Slamet. Ketika di Mertoyudan dulu dia …sangat menderita karena asma akut. Hingga setelah 2 tahun di Mertoyudan dia mundur/keluar dari seminari karena alasan kesehatannya itu. Tapi perjuangannya untuk cita-citanya menjadi romo begitu kukuh. Sampai tahu-tahu saya dengar kabar dia sudah berkatan menjadi imam untuk Purwokerto. Dan selama hidupnya sebagai romo, dia sangat gigih dalam reksa umat baik secara langsung sebagai romo maupun lewat tulisan-tulisan yang sangat inspiratif dan ‘nginjak bumi’ baik lewat milist, blog maupun media maya facebook ini. Tulisannya dibaca kalangan sangat luas, melampaui batas negara…
Akhirnya Allah menganugerahkan istirahat di alam baka, dengan begitu cepatnya. Bukan karena asma yang pernah begitu lama dideritanya, tetapi karena serangan jantung…
Saya dengar kabar meninggalnya dari seorang Suster yang merawat beliau di RS. Elisabeth, Purwokerto beberapa menit setelah Rm. Slamet meninggal.
Selamat memasuki kebahagiaan abadi, Romo Slamet, sahabat begitu banyak insan pejiarah di muka bumi ini…
Romo P. Puspobinatmo, SJ
Chiangmai, Thailand
terima kasih buat kang Tajib dan yang terkasih romo P. Puspobinatmo, sudah membantu menjawab pertanyaan dari saya…karena di surabaya banyak teman teman menanyakan sebab dari meninggalnya Beliau…karena smua karya beliau sangat bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan di wilayah paroki Salib suci tropodo…kami kenal beliau dari duni maya (fb) meskipun sudah setahun tapi serasa sebentar…itu lah mengapa kita sangat berduka atas kepergian beliau…
sekali lagi saya ucapkan terima kasih untuk Romo P. Puspobinatmo dan kang tajib…
Smoga selalu sukses dalam berkarya dan selalu dilindungi Tuhan..amin..
with pray,
irene
Selamat Jalan Padre… Nanti kita ngobrol lagi DISANA… tunggu dan doakan aku yaaaa…
Romo Slamet pernah bilang : “Janganlah kita menghakimi orang, karena hanya satu yang bisa menghakimi yaitu : Sang Pencipta. Ketika kita sudah menghadap kepadaNya, kita akan ditanya : Apa yang telah kamu lakukan untuk sesamamu. Sudahkah engkau mencintai sesamamu, seperti engkau mencintai dirimu sendiri. Selamat jalan Romo.
walaupun,kau tidak secara langsung membimbingku wahai romo, tetapi tulisan dan ucapan yang pernah kau ungkapkan memberikan makna bagi kehidupanku…met jalan romo menapaki jalan kedamaian dan keabadian.
Ubaidillah,mantan aktifis PC.PMII Kebumen 2006
Selamat jalan menuju kebahagiaan abadi dalam Kerajaan Surga, Romo Blasius. Selamat menikmati janji TUHAN, yang juga pas dengan kalender liturgi hari JUMAT kemarin:
“Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga…. [Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.]” (Mat. 19:12.[29])
Terima kasih Romo atas segala perhatian Romo selama ini—tentu saja juga warisan yang Romo tinggalkan dalam bentuk tulisan renungan harian yang akan terbit 14 September 2010.
http://www.facebook.com/photo.php?pid=4838782&id=61682362360&ref=fbx_album
Saya, terharu membacanya.. meski saya tidak mengenal Romo.. sebelumnya. saya hanya membaca blog ini.. Selamat jalan Romo, damaimu di sisiNYA..
Selamat Jalan Romo.. Semoga Romo bahagia disis-Nya..
Terima kasih Kang Tajib atas ulasannya di blog anda. Saya sangat terharu dengan persahabatan anda dengan Romo Slamet. Sukses selalu untuk anda..
Pingback: Akhmad Murtajib » Blog Archive » Jangan pernah lelah untuk mencintai sesama
Selamat jalan romo……..
Selamat jalan menuju rumah Bapa di Surga
Semoga damai di surga
Meskipun aku merasa kehilangan , tp aku sadar ini merupakan jalan yg terbaik buat engkau.
Persahabat yg baik selama ini skr tinggal kenangan.
Romo, terima kasih semua nasehat dlm aku mengambil keupusan, tanpa engkau saya tidak bisa berdiri tegak seperti sekarang.
Engkau salalu memberi penghiburan dikala aku sdg lemah iman.
SELAMAT JALAN.
SEMOGA BERBAHAGIA BERSAMA YESUS, BUNDA MARUA dan PARA KUDUS DI SURGA
[from blog] Selamat Jalan Romo Blasius Slamet Lasmunadi, Pr – http://akhmadmurtajib.com/blog/2010/08/1...
Rm . Slamet Lasmunadi adalah pendorong dan penyemangat saya disaat krisis pendampingan saya mulai melemah….beliau senantiasa mensuport saya dengan buku2, baik yang beliau kirim via email atau paket,…..kepergian beliau membuat saya kehilangan figur seorang pendamping, seorang abang & seorang bapak…..Beliau yang sangat menjaga perasaan orang lain, terkadang mengabaikan perasaannya sendiri……
Sekarang saya semakin meyakini bahwa beliau adalah seorang imam sejati yang juga sungguh2 mengimani Kristus dalam tugas pelayanannya….Selamat jalan Romo,….doakan sy agar dapat juga mengimani Kristus dalam tugasku seperti yang engkau ajarkan padaku selama ini………..